Berapakah Harga Komputer P4 ?

Pertanyaan di atas selalu muncul ketika orang awam pada umumnya ingin membeli komputer Pentium 4. Sebaliknya pertanyaan tersebut di atas membuat para penjual atau suplier komputer bingung. Kenapa? Sebenarnya yang mereka sebut-sebut Pentium 4 itu hanyalah salah satu dari perangkat keras sebuah komputer yaitu processor, dengan kata lain Komputer Pentium 4 itu adalah komputer yang menggunakan processor Pentium 4.

Komputer terdiri dari berbagai macam perangkat keras (hardware) utama sebagai pembentuk komputer, yaitu mainboard atau disebut juga motherboard, memory, Hard Disk Drive (HDD), VGA Card, Sound Card, CDROM / DVDROM, Floppy Disk Drive (FDD), monitor, keyboard, mouse dan perangkat keras pendukung lainnya seperti printer, speaker, TV card, modem, ethernet card (kartu jaringan), webcam dan lain-lain. Semua perangkat keras di atas sangat beragam merek, jenis, kualitas dan fasilitasnya sehingga membuat harga yang berbeda-beda. Oleh karena itu satu unit komputer Pentium 4 mempunyai harga yang bervariasi atau berbeda-beda dari harga 3 jutaan sampai belasan juta rupiah, sesuai dengan perangkat keras-perangkat kerasnya.

Komputer Pentium 4 bukanlah suatu jaminan bahwa komputer itu sudah unggul, tetapi harus dilihat juga dari perangkat keras utama lainnya sebagai pembentuk komputer tersebut. Hal ini sering terjadi kekeliruan, sebagai contoh beberapa pertanyaan yang sering dialami seseorang pada umumnya seperti: Kenapa komputer saya lambat dan tersendat-sendat saat sedang melakukan suatu pekerjaan? Kenapa sering berhenti dan tidak dapat melakukan pekerjaan lagi (hang)? Kenapa tiba-tiba mati dan hidup lagi dari awal (restart)? Kenapa tidak bisa main game 3 dimensi (3D)? Kenapa pada saat pengolahan gambar (graphis) komputer saya jadi lambat? Padahal komputer saya sudah Pentium 4.

Tunggu dulu, memang benar komputer Pentium 4, artinya processor yang digunakan Pentium 4, tetapi untuk perangkat keras lainnya belumlah optimal, seperti processornya sendiri mempunyai L2 cache memory yang masih rendah (L2 cache memory adalah suatu memori yang berkecepatan tinggi yang bertindak sebagai buffer antara processor dan memori utama). FSB juga masih rendah (FSB=Front Side Bus adalah suatu sirkuit sebagai jalur penghubung atau jalur transportasi antara processor dengan memori utama dan juga digunakan untuk jalur komunikasi antara mainboard dengan komponen-komponen lainnya), mainboard chipset-nya juga masih menggunakan seri dan teknologi lama (chipset adalah suatu potongan-potongan kecil silikon yang digunakan untuk menyimpan informasi, instruksi dan mengontrol masukan dan keluaran, input/output), untuk VGA-nya juga masih onboard. Artinya, VGA berada pada mainboard atau terintegrasi pada mainboard di mana dalam pengolahan atau menampilkan grafis yang tinggi VGA seperti ini masih terasa lambat dan terbatas, memori utama juga masih 128 MB (Mega Byte), ditambah komputer tersebut menggunakan Sistem Operasi Windows XP yang boros akan sumber daya serta banyaknya aplikasi-aplikasi software yang terinstall pada komputer tersebut.

Bayangkan, hanya untuk Sistem Operasi Windows XP Profesional saja yang diinstall, komputer tersebut sudah memakai memori ±70 MB yang tentunya untuk memori utama berkapasitas 128 MB masih tersisa 58 MB lagi yang digunakan untuk aplikasi-aplikasi software lainnya yang terinstall. Belum lagi pada saat aplikasi-aplikasi tersebut dijalankan (aktif) yang tentunya membutuhkan memori yang cukup banyak di mana sebelumnya sebagian memori tersebut telah dipakai (sharing) ke VGA, karena VGA yang digunakan onboard, apakah 8 MB, 16 MB, 32 MB, 64 atau 128 MB tergantung setting di BIOS (Basic Input Output System). Apabila memori yang digunakan sudah penuh atau 100% sudah digunakan maka komputer tersebut terasa lambat untuk beroperasi, karena sistem yang dijalankan pada memori sudah menggunakan metode antrian.

Satu hal lagi patokan yang paling mendasar sebelum membeli komputer adalah memetakan kebutuhan untuk apa komputer tersebut digunakan. Apakah komputer tersebut digunakan putra-putri Anda di rumah untuk belajar komputer sebagai pemula, untuk perkantoran yang kebanyakan hanya menggunakan pengolahan kata (word processing) dan lembar kerja (worksheet), untuk dijadikan games yang powerfull, untuk warnet yang sekaligus menjadi game center, untuk pengolahan grafis atau video editing yang serba multimedia, untuk hiburan alias home theater atau untuk server pada jaringan komputer dan lain-lain.

Beda untuk apa komputer tersebut digunakan, maka beda pula perangkat keras yang perlu ditingkatkan performanya. Sebagai contoh, untuk seseorang yang berprofesi sebagai desain grafis dan video editing, tentunya menginginkan komputer yang mempunyai kemampuan pengolahan grafis yang cukup handal, untuk itu performa perangkat keras VGA yang ditingkatkan agar dapat menampilkan gambar yang halus dan tajam dengan resolusi yang tinggi dan cepat. Selain itu mainboard, processor, memori dan perangkat keras lainnya juga mendukung.

Berikut ini akan dijelaskan beberapa perangkat keras sebagai pembentuk utama komputer, antara lain :

1. Mainboard
Mainboard atau mother board atau papan rangkaian induk adalah peralatan utama komputer, di sinilah ditempatkannya processor, memori serta alat-alat kontrol utama lainnya, pada mainboard ini terdapat beberapa slot (celah) ekspansi (expansion slot), pada slot ekspansi ini dapat ditancapkan berbagai kontroler dan papan ekspansi, misalnya VGA card, sound card, modem internal, ethernet card dan lain-lain.

Hati-hati dalam memilih mainboard di pasaran, apa saja fasilitas yang disediakan pada mainboard tersebut, misalnya berapa batas maksimum CPU clock untuk processor yang dapat digunakan, berapa batas maksimum kapasitas dan kecepatan memori yang dapat digunakan.

Teknologi terbaru mainboard yaitu adanya slot PCI express, slot memori yang mendukung DDR2 dengan teknologi dual channel dan sanggup mencapai kapasitas 4 GB (GB=Giga Byte, 1GB=1024MB) , konektor kabel Serial ATA ke Hard Disk dan fasilitas WiFi (Wireless Fidelity) yaitu koneksi jaringan tanpa kabel. Ada berbagai macam merek mainboard seperti ASUS, Intel, ASRock, MSi, Gigabyte, Abit, ECS, Albatron dan lain-lain dengan seri yang berbeda-beda ditawarkan di pasaran, lain merek dan seri, maka lain pula fasilitas dan kualitas yang disediakan oleh mainboard tersebut dan juga harganya berbeda-beda dari harga yang ratusan ribu rupiah sampai jutaan rupiah untuk satu harga mainboard saja.

2. Processor
Processor merupakan tempat pemrosesan instruksi-instruksi program, membawa data dari alat input ke memori utama dan mengambil data dari memori utama untuk diolah, pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC (Integrated Circuit) dan mempunyai beberapa alat penyimpan berukuran kecil dan berkecepatan tinggi yang disebut dengan register. Satuan ukuran kecepatan dari processor adalah Megahertz (MHz).

Ada 2 produk processor yang bersaing di pasaran saat ini, yaitu AMD (Advanced Micro Devices) dan Intel. Produk Intel sendiri ada 2 jenisnya yaitu Intel Pentium dan Intel Celeron. Dilihat dari produk dan kecepatannya, processor mempunyai berbagai macam jenis dengan harga yang berbeda-beda dari harga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah hanya untuk suatu processor saja.

3. Memori Utama
Memori terbagi menjadi 2 bagian yaitu memori internal dan eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) berfungsi untuk menyimpan program yang diolah untuk sementara waktu dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.

Memori Utama adalah salah satu bagian dari RAM yang berfungsi sebagai alat penyimpan yang berkapasitas besar di mana processor hanya mampu menyimpan data dan instruksi di register yang berukuran kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk keseluruhan proses program.

Ada 2 jenis memori utama saat ini di pasaran yaitu SDRAM (Synchronised Dynamic Random Access Memory) dan DDR (Double Data Rate). Jenis memori DDR sendiri memiliki dua kali lebih cepat dari SDRAM dan memiliki jumlah pin yang lebih banyak. Semakin besar kapasitas memori dan kecepatannya maka semakin mahal harganya dan juga bergantung merek dan chipset pada memori tersebut. Dari berbagai macam merek (seperti Kingston, Corsair, Visipro, dan lain-lain), kecepatan dan kapasitasnya, beragam pula harganya, dari harga dua ratusan ribu sampai dua jutaan rupiah untuk satu kepingnya.

4. Hard Disk Drive
Hard Disk Drive adalah salah satu media penyimpanan memori eksternal yang berfungsi untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data. Contoh lain dari memori eksternal adalah FDD (Floppy Disk Drive), CDROM (Compact Disc Read Only Memory) dan DVD (Digital Versatile Disc).

Di dalam HDD terdapat disk/piringan logam tempat penyimpanan data sehingga operasi data dilakukan dengan perputaran piringan tersebut, satuan rotasi piringan adalah rpm (rotation per minute). Semakin cepat perputaran, waktu akses pun semakin cepat. HDD saat ini di pasaran mempunyai berbagai macam kapasitas yaitu dari 40 GB, 80 GB, 100 GB sampai 160 GB dengan kecepatan 5400 rpm dan 7200 rpm. Untuk jenis mereknya saat ini di pasaran yang cukup terkenal yaitu Seagate, Maxtor dan Western Digital. Teknologi terakhir dari HDD yaitu dengan menggunakan konektor Serial ATA yang mempunyai kecepatan transfer data lebih tinggi dibanding dengan IDE cable sebelumnya.

5.VGA (Visual Graphics Adapter)
VGA adalah suatu komponen atau perangkat keras yang berfungsi untuk menampilkan gambar ke layar monitor. Komputer yang digunakan untuk desain grafis, video editing, gamer yang menginginkan detail image dengan tampilan gambar yang halus dan tajam dengan resolusi tinggi disarankan menggunakan VGA card (kartu grafis) tambahan bukan dengan VGA yang onboard, apalagi kartu grafis dengan fasilitas yang dapat dihubungkan dengan beragam perangkat display lainnya, mulai dari monitor, proyektor, maupun televisi. Dengan memakai VGA card tambahan berarti mengurangi beban kerja pada mainboard dan mainboard juga tidak perlu lagi memberikan sebagiannya memori utama kepada VGA dalam hal menampilkan gambar ke monitor, karena semua itu sudah diambil alih oleh VGA card tambahan sehingga mainboard dapat lebih leluasa karena beban dan arus lalulintas pada mainboard tersebut semakin berkurang sehingga membuat komputer terasa lebih cepat dengan tampilan gambar yang berkualitas tinggi.

6. Sound Card
Sound card yaitu suatu komponen atau perangkat keras yang berfungsi untuk menampilkan suara pada komputer. Apabila menginginkan suara yang detail dan serealistis mungkin disarankan untuk tidak menggunakan sound yang onboard tetapi memakai sound card tambahan yang ditancapkan pada slot ekspansi pada mainboard ditambah lagi sistem audio yang sudah dilengkapi dengan subwoofer dengan speaker 2.1, 4.1 atau 5.1.

7. Perangkat Lainnya
Di samping yang sudah dijelaskan di atas, masih ada beberapa perangkat keras lagi sebagai pembentuk utama dan pendukung lainnya sebagai pembentuk komputer misalnya CDROM / DVDROM, Floppy Disk Drive, monitor, keyboard, mouse, printer, TV card, modem, ethernet card, webcam dan lain-lain. Semua perangkat keras ini juga banyak jenis, merek dan fasilitasnya yang membuat harga menjadi berbeda-beda.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan banyak macam dan pilihan perangkat keras komputer yang ditawarkan di pasaran dengan berbagai macam merek, fasilitas dan harga yang berbeda-beda, sehingga membuat harga komputer satu unitnya menjadi berbeda-beda. Terserah kepada Anda.

Berikut ini tips atau saran dari wacana di atas antara lain:

1. Sebelum Anda membeli komputer, tanyakan terlebih dahulu komputer dengan perangkat keras seperti apa yang cocok terhadap kebutuhan untuk apa komputer tersebut digunakan, kepada orang yang mengerti tentang komputer. Sayang kalau komputer dibeli dengan harga yang mahal tetapi penggunaannya tidak optimal.

2. Jangan terpancing terhadap harga komputer murah yang ditawarkan, sebelum akhirnya Anda menyesal, karena komputer yang dibeli akhirnya sering hang, restart dan sangat lambat. Terlebih dahulu perhatikan spesifikasi atau perangkat keras-perangkat keras yang membangun komputer tersebut, bisa saja perangkat keras pembentuknya memang senilai dengan harganya yang murah sebagaimana ditawarkan.

3. Harga komputer satu unitnya sangat relatif tergantung dari perangkat keras-perangkat keras sebagai pembentuk komputer itu sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: